Home Kabar Daerah Masyarakat Sungai Kupang Dan DAD Kotabaru Kawal Tuntas Plasma Sawit

Masyarakat Sungai Kupang Dan DAD Kotabaru Kawal Tuntas Plasma Sawit

70
0
SHARE
Masyarakat Sungai Kupang Dan DAD Kotabaru Kawal Tuntas Plasma Sawit

Targetperistiwa.my.id // KOTABARU, KALSEL – Puluhan warga Desa Sungai Kupang, Kecamatan Kelumpang Hulu, meluapkan kekecewaan mereka terhadap pengelolaan plasma kelapa sawit yang dinilai jauh dari harapan. Dalam rapat koordinasi bersama Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Kotabaru, masyarakat secara terbuka mempertanyakan transparansi dan hasil yang mereka terima dari kerja sama tersebut.

Selama ini, plasma yang seharusnya menjadi sumber kesejahteraan warga justru dinilai tidak memberikan dampak signifikan. Sejumlah warga mengaku pendapatan yang diterima tidak sebanding dengan luas lahan dan lamanya kerja sama yang telah berjalan.

“Kami tidak pernah benar-benar tahu bagaimana hitungan hasilnya. Yang kami rasakan, hasilnya kecil dan tidak jelas,” ungkap salah satu warga dalam forum tersebut.

Kondisi ini memunculkan dugaan adanya persoalan dalam sistem pengelolaan, mulai dari pembagian hasil hingga keterbukaan informasi dari pihak perusahaan. Warga pun mendesak adanya kejelasan dan audit terhadap pengelolaan plasma tersebut.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua I DAD Kotabaru, Durabil, menyatakan bahwa pihaknya tidak ingin gegabah dalam mengambil langkah. Saat ini, DAD masih fokus pada pengumpulan data dan fakta di lapangan.

“Untuk sementara ini kami masih dalam tahap koordinasi dengan masyarakat dan pengumpulan data. Kami ingin memastikan semua informasi lengkap sebelum melangkah lebih jauh,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa jika ditemukan adanya ketidaksesuaian dalam pengelolaan plasma, DAD siap mendorong penyelesaian melalui mediasi hingga langkah lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku.

Rapat tersebut menjadi sinyal awal bahwa persoalan plasma di Desa Sungai Kupang tidak bisa lagi dianggap sepele. Warga berharap, keterlibatan DAD mampu membuka tabir persoalan sekaligus mendorong adanya keadilan dalam pengelolaan plasma yang selama ini mereka pertanyakan.MY